Malang, Aktual.co — Mantan Ketua Badan Liga Indonesia (BLI), Andi Darussalam Tabussala, menghimbau agar permasalahan legalitas yang mendera Arema Cronus bisa segera dituntaskan.

“Kalau bisa maksimal 10 hari selesai, agar konflik ini tak berkecamuk lagi,” kata Andi Darussalam di Malang, Jawa Timur, Selasa (6/4).

Ia mengatakan, untuk membenahi legalitas tim, harus dilakukan dengan duduk bareng dan melepaskan ego masing-masing, agar menemukan solusi yang baik.

“Duduk bareng kita mulai dari titik nol, akhirnya akan ketemu bagaimana solusinya,” tandasnya.

Menanggapi putusan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mengenai status Arema Cronus, Andi mengaku, dengan adanya kasus ini, terdapat hikmah agar manajemen segera menyelesaikan masalah yang selama ini terpendam.
“Hikmahnya, manajemen bisa berbenah, tapi yo ojok kereng-kereng rek,” selorohnya.

Dikatakannya, solusi terbaik yang harus dilakukan BOPI adalah tidak mengambil langkah ekstrim, dan memberikan kesempatan Arema untuk membenahi masalah legalitas.

“Beri kesempatan dulu agar Arema ini bisa membenahi dirinya, kalau tahun depan tetap masih (belum dibenahi), baru ada sanksi,” tandasnya.

Sementara itu, CEO Arema Cronus, Iwan Budianto, mengaku sudah sowan kepada beberapa pihak untuk menyelesaikan masalah legalitas.

“Bahkan kami sudah berkirim kepada Presiden, Polri, dsb, yang isinya mengenai sejarah klub dan posisi klub saat ini,” kata Iwan.

Artikel ini ditulis oleh: