Jakarta, Aktual.co — Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), berencana mengubah keputusan rekomendasi kepada dua klub QNB League, Arema Indonesia dan Persebaya Surabaya.
Hal ini didapat setelah BOPI, Kementerian Pemuda dan Olahraga melakukan rapat kerja dengan Komisi X DPR RI, Senin (6/4) kemarin di gedung dewan.
“Dalam rapat kemarin, ada sebuah pertimbangan untuk diputuskan BOPI,” kata Ketua BOPI, Noor Aman di Jakarta, Selasa (7/4).
Pertimbangan tersebut, kata Noor Aman, untuk memberikan rekomendasi kepada dua klub tersebut untuk mengikuti kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air.
Meski telah mendapatkan kesepakatan untuk memberikan izin kepada dua klub QNB League itu, BOPI tetap keukeuh untuk tidak memberikan izin rekomendasi buat dua klub itu.
“Sampai sekarang kedua klub tersebut tetap tidak diperbolehkan main. Keputusan BOPI yang kemarin tetap berlaku,” katanya.
Kesepakatan untuk mengubah rekomendasi dari BOPI untuk dua klub itu, bukan hanya dimintakan oleh Komisi X DPR RI, tapi juga Wakil Presiden Jusuf Kalla, juga meminta kepada PT Liga Indonesia, selaku operator kompetisi, untuk tetap menjalankan kompetisi tetap dengan 18 klub, termasuk Arema dan Persebaya.
Selain itu, federasi sepakbola dunia, FIFA, juga meminta kepada PT LI dan PSSI untuk tetap menjalankan keputusan awal, yakni dengan 18 klub. Bahkan, FIFA meminta kepada PSSI dan PT LI, untuk tidak menghiraukan putusan yang dikeluarkan oleh BOPI dan Kemenpora.
Artikel ini ditulis oleh:

















