Petugas menghitung mata uang rupiah pecahan Rp100.000 di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Jumat (16/10). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup pada level Rp13.540 per dolar AS, melemah 0,91 persen atau 122 poin dari penutupan sebelumnya. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/aww/15. *** Local Caption ***

Jakarta, Aktual.com — Kurs rupiah pada pembukaan Kamis (19/11) pagi dibuka menguat 46 poin pada level Rp13.773/USD. Saat berita ini dimuat posisi rupiah menguat 35 poin pada level Rp13.784/USD.

Analis Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada memperkirakan kurs tengah Bank Indonesia nilai tukar rupiah atas dolar AS pada perdagangan hari ini bergerak di kisaran 13.704-13.778.

Reza mengatakan setelah mengalami kenaikan, laju rupiah kembali mengalami pelemahan yang dipicu imbas pelemahan sejumlah mata uang global terhadap dolar AS.

Laju euro sempat masih melemah di tengah langkah bank sentral Eropa (ECB) yang berencana untuk mengeluarkan stimulusnya, untuk membantu mempercepat pemulihan ekonomi.

Akan tetapi, ujarnya, jelang penutupan perdagangan, sejumlah mata uang terlihat mulai menguat terhadap dolar ASa.l EUR, GBP, JPY, dan CHF.

“Meski sejumlah mata uang tersebut berbalik menguat, belum cukup mampu mengangkat laju rupiah yang masih di zona merah,” kata Reza dalam risetnya.

Laju rupiah bergerak sesuai estimasi yang cenderung melemah.

“Untuk itu, tetap mewaspadai dan cermati sentimen yang akan muncul yang dapat membuat laju rupiah masih akan melanjutkan pelemahannya,” kata Reza.

Laju rupiah di bawah target support 13.728.

Artikel ini ditulis oleh:

Arbie Marwan