Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —Tujuh fraksi DPRD DKI tidak mendukung digulirkannya hak menyatakan pendapat (HMP) terhadap Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Yakni Fraksi PDI-P, PKB, Golkar, Demokrat-PAN, PKS, NasDem, dan Hanura.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Aktual.co, di sidang paripurna pukul 15.00Wib nanti, kemungkinan besar ketujuh fraksi hanya akan menyikapi hasil angket berhenti di peneguran terhadap Ahok saja, tidak berlanjut pada tahap HMP.
Saat dikonfirmasi, politisi PDI-P yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi berdalih fraksinya tak pernah berencana memakzulkan Ahok. Pengguliran angket, ujar dia, hanya sebagai teguran etika saja. Terutama terkait tudingan-tudingan Ahok yang seperti membangun imej yang jelek kepada publik mengenai DPRD.
“Saya sama sekali tidak pernah mengatakan untuk pemakzulan Ahok. Hak angket hanya ingin membuktikan kebenaran perkataan Ahok yang kerap mengatakan anggota DPRD maling, rampok, garong dan sebagainya,” kata Prasetio di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (6/4).
Pengakuan serupa juga disampaikan Ketua DPD Partai Golkar, Zainudin atau biasa disapa Haji Oding. Dia mengaku fraksinya sejak awal tak pernah bermimpi atau berfikir sama sekali memakzulkan Ahok.
Persetujuan fraksinya untuk pengguliran angket, ujar dia, hanya untuk menjaga harmonisasi legislatif dan eksekutif saja. Demi terwujudnya pembangunan yang lebih baik di Jakarta. Sehingga tidak perlu lagi berlanjut ke HMP. Ketika ditanya kemungkinan adanya penggembosan sehingga DPRD loyo memperjuangkan HMP, dia membantah.
Menurutnya saat ini masyarakat Jakarta sudah sangat gerah dengan permasalahan di Jakarta seperti kemacetan, banjir, kumuh dan sebagainya. Untuk itu, apabila keharmonisan tidak terjaga, otomatis pembangunan di Jakarta tidak akan berjalan efektif.
“Kalau masuk dalam HMP membutuhkan waktu lebih lama lagi, sementara kondisi di Jakarta sudah semerawut dan membutuhkan pembangunan yang cepat,” ucap dia.
Sebelumnya, Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Maman Firmansyah mengatakan tinggal fraksi PPP dan Gerindra dan beberapa anggota lain saja di DPRD yang masih solid konsisten melanjutkan hak angket ke HMP. Alhasil, dari total sembilan fraksi di Kebon Sirih, ada tujuh fraksi yang tak dukung HMP. 
“Sangat prihatin, ada upaya penggembosan terhadap Hak angket DPRD dari fraksi-fraksi tertentu,” kata dia, di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (6/4).
Lanjut dia, “Biar saja mereka mengkhianati rakyat dan menjadi sorotan rakyat Jakarta. Kami Insya Allah konsisten, meski jumlah kami tak seberapa.” 

Artikel ini ditulis oleh: