Jakarta, Aktual.co — Laju rupiah kemarin belum mengalami kenaikan seperti halnya laju IHSG. Hal ini seiring dengan masih berlanjutnya kenaikan laju dolar Amerik Serikat (AS).
“Sentimen yang sama masih mempengaruhi laju dolar AS, mulai dari imbas pernyataan The Fed di akhir pekan sebelumnya hingga masih melemahnya laju Euro seiring sikap keras kepala dari Yunani untuk menyelesaikan masalah utangnya,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.
Pada Rabu (27/5) Reza memprediksikan laju rupiah tepat di target level support 13.192, yakni Rp13.196-13.180 (kurs tengah BI). Menurutnya, sentimen yang ada masih kurang kuat mendukung adanya kenaikan laju Rupiah.
“Untuk itu, tetap mewaspadai potensi pelemahan lanjutan,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















