Jakarta, Aktual.co — Calon kepala daerah petahana diminta tidak membiarkan tim sukses dan pendukungnya untuk memanfaatkan fasilitas umum dan anggaran pemerintahan.
Calon kepala daerah diingatkan tidak memanfaatkan rumah ibadah dan lembaga pendidikan sebagai tempat kampanye atau sebagai cara bersaing secara tidak sehat.
“Bersaing dengan positif, kampanye positif. Jangan kampanye negatif, apalagi hitam dengan menjelek-jelekkan, memfitnah yang tidak berdasar,” kata Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie, Selasa (26/5).
Kampanye negatif juga dilarang, meskipun terkadang keburukan yang disebar mengandung fakta dan memiliki bukti.
“Memositifkan diri, lalu orang lain dijelek-jelekkan. Ini juga sebaiknya dihindari,” katanya.
Ia berharap para kandidat kepala daerah untuk membangun tradisi kompetisi secara adil dan sehat dengan orientasi kampanye damai.
Artikel ini ditulis oleh:

















