Jakarta, Aktual.com — Kurs rupiah mengawali pekan ini dengan menguat 24 poin di Rp13.893/USD. Rupiah pada akhir pekan kemarin menguat meninggalkan angka Rp14 ribu/USD.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada memprediksikan nilai tukar rupiah masih rentan mengalami tekanan seiring dolar AS yang kembali menguat.
Reza mengatakan dolar AS yang sempat melemah setelah euforia penaikan suku bunga The Fed, kembali menguat seiring investor kembali fokus terhadap realita kondisi makroekonomi global.
Selain itu, penurunan kembali harga minyak mentah global juga memberikan kesempatan bagi Laju dolar AS untuk menguat.
Akibatnya menjadi sentimen negatif bagi laju mata uang lainnya seperti euro, pound sterling, dan dolar Selandia Baru termasuk terhadap laju rupiah yang kembali melemah.
“Akan tetapi, pelemahan yang terjadi cenderung tipis karena adanya penguatan di sejumlah mata uang lainnya terhadap seperti yen, yuan, rupee, won, dan tetapnya level BI rate,” paparnya dalam riset.
Artikel ini ditulis oleh:

















