Jakarta, Aktual.com — Pada penutupan perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 1,1 persen dibanding penutupan akhir pekan lalu. Dengan begitu, pada perdagangan hari ini, diproyeksikan laju IHSG bakal kembali menguat.
Menurut analis PT HD Capital Tbk, Yuganur Wijanarko, aksi pembelian pelaku pasar yang mulai bullish ini membuat laju IHSG “lompat kodok” di hari pertama pekan terakhir Januari ini.
“Sehingga, kaum bearish yang mengharapkan IHSG terkoreksi di bawah 4.200 hanya bisa gigit jari lagi,” terang dia dalam analisa hariannya, Selasa (26/1).
Untuk itu, ia merekomendasikan akumulasi saham pilihan berkapitalisasi besar dan lapis kedua untuk kenaikan indeks lebih lanjut. Maka, seperti biasa, ada saham yang perlu diakumulasi untuk merespo pitensi kenaikan lanjutan IHSG ini.
1. BBNI dengan target trading di level Rp5,350)
Secara teknikal, pola perbaikan tren jangka pendek dan menengah di emiten perbankan BUMN ini membuatnya menarik untuk diakumulasi, melihat kinerja ekpektasi earnings ke depan ada pada skenario kenaikan menuju resisten psikologis di level Rp5.350.
2. LPKR dengan target trading di level Rp1.120.
HD Capital optimistis emiten properti residensial dan komersial ini akan mulai melakukan proses perbaikan tren jangka pendek dan menengah ke arah yang lebih positif untuk menguji resisten psikologis di level Rp1.120.
3. INDF dengan target trading di level Rp6.200.
Secara teknikal, perbaikan tren jangka pendek dan menengah pada emiten big cap konsumer holding ini dapat digunakan sebagai peluang akumulasi untuk kontinuasi kenaikan jangka pendek dan menengah ke level Rp6.200.
4. WSKT dengan target trading di level Rp1.850.
Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten emiten konstruksi BUMN ini dapat digunakan sebagai peluang trading untuk mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya di atas resisten psikologis Rp1.850.
Artikel ini ditulis oleh:
Arbie Marwan













