Seorang karyawan mengamati pergerakan angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/11). IHSG pada Senin sore ditutup menguat tipis sebesar 9,40 poin atau 0,2 persen ke 4.464,58 dengan 100 saham menguat, 175 melemah, dan 76 stagnan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/kye/15.

Jakarta, Aktual.com — Bursa saham Amerika Serikat diproyeksikan akan melemah, sehingga bakal memicu aksi ambil untung dari investor. Langkah ini berpotensi memicu pelemahan Indeks Harga Seham Gabungan (IHSG) di tengah kondisi indeks tengah melanjutkan tren penguatan.

Untuk itu, investor perlu mencermati tujuh saham unggulan di saat kondisi seperti sekarang ini.

“Dengan berbalik melemahnya bursa saham AS kemarin, maka dapat memberikan peluang pelemahan pada IHSG, seiring profit taking setelah penguatan sebelumnya,” tandas analis PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada dalam analisis hariannya, Kamis (28/1).

Reza menambahkan, sentimen dari keputusan Federal Reserve AS yang mempertahankan tingkat suku bunga di bulan ini diperkirakan belum akan menjadi perhatian para pelaku pasar dalam jangka pendek.

“Pada perdagangan hari ini laju IHSG diperkirakan akan berada pada support di kisaran 4519-4527, sedangkan target resisten pada rentang 4593-4608,” ucapnya.

Dia menyebutkan, indikator longwhite candlestick berada di atas area middle bollinger band (MBB), sedangkan MACD masih mencoba membentuk golden cross dengan histogram negatif yang lebih pendek. Sementara, indikator RSI, stochastic dan william’s %R mencoba bertahan naik.

Dengan demikian, lanjutnya, pada perdagangan hari ini para pelaku pasar disarankan untuk mempertimbangkan tujuh saham berikut ini:

1. BJBR akan berada pada kisaran 860-930. Dianjurkan beli selama diperdagangkan di atas 860 dan cut-loss di level 850.

2. LPPF akan berada pada kisaran 15900-16425. Disarankan beli selama diperdagangkan di atas 15900 dan cut-loss di level 15800.

3. NRCA akan berada pada kisaran 590-625. Direkomendasikan beli selama diperdagangkan di atas 590 dan cut-loss di level 580.

4. CTRP akan berada pada kisaran 351-371. Dianjurkan beli selama diperdagangkan di atas 350 dan cut-loss di level 349.

5. ERAA akan berada pada kisaran 520-550. Direkomendasikan beli selama diperdagangkan di atas 520 dan cut-loss di level 510.

6. MAIN akan berada pada kisaran 1265-1500. Disarankan jual jika gagal bertahan di level 1430.

7. RALS akan berada pada kisaran 550-580. Disarankan beli selama diperdagangkan di atas 550 dan cut-loss di level 500.

Artikel ini ditulis oleh:

Arbie Marwan