Jakarta, Aktual.com — Kendati pada akhir pekan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 2,85 persen, tapi laju indeks pada perdagangan hari ini masih akan rawan dipengaruhi sentimen yang tak kondusif.
Sehingga hal ini menyebabkan akan adanya aksi profit taking atau ambil untung terhadap IHSG. Terlebih laju bursa saham global di akhir pekan lalu juga tidak terlalu kondusif. Ini dapat memberikan pilihan yang kurang baik bagi IHSG.
“Posisi IHSG yang mendekati area overbought dapat membuat IHSG rawan untuk testing support,” tegas analis PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada dalam analisis hariannya, Selasa (9/2).
Menurut Reza, pada perdagangan hari ini IHSG diperkirakan akan berada pada level support di kisaran 4.761-4.764. Sedangkan target resisten ada pada rentang 4.855-4.868.
“Pasca utang gap 4.596-4.607 terbentuk, pada akhir pekan laju IHSG kembali membentuk utang gap 4.669-4.673, sehingga akan rawan profit taking bila sentimen yang ada tidak kondusif,” papar dia.
Berdasar indikator white marubozu candlestick berada di area upper bollinger band (UBB), sedangkan MACD melanjutkan kenaikan dengan histogram positif yang memanjang. Sementara, indikator RSI, stochastic dan william’s %R mencoba bertahan naik.
“Sehingga dari indikator itu, laju IHSG di atas area target support 4.535-4.544 dan mampu melampaui target resisten kami di kisaran 4.621-4.632,” jelasnya.
Dengan demikian, kata dia, adanya potensi pelemahan IHSG akibat aksi profit taking itu mesti disikapi para pelaku pasar dengan mengakumulasi tujuh sahan berikut:
1. CTRA akan berada pada kisaran 1265-1345, disarankan beli selama diperdagangkan di atas 1265 dan cut-loss di level 1260.
2. INTP akan berada pada kisaran 19550-20250, dianjurkan beli selama diperdagangkan di atas 19550 dan cut-loss di level 19500.
3. ISSP akan berada pada kisaran 177-195, diharapkan beli selama diperdagangkan di atas 183 dan cut-loss di level 180.
4. KIJA akan berada pada kisaran 230-241, direkomendasikan beli selama diperdagangkan di atas 230 dan cut-loss di level 228.
5. SMRA akan berada pada kisaran 1490-1650, disarankan beli selama diperdagangkan di atas 1490 dan cut-loss di level 1480.
6. PWON akan berada pada kisaran 455-473, disarankan beli selama diperdagangkan di atas 455 dan cut-loss di level 450.
7. SMGR akan berada pada kisaran 10700-11450, dianjurkan beli selama diperdagangkan di atas 10700 dan cut-loss di level 10650.
Artikel ini ditulis oleh:
Arbie Marwan













