1 dari 10
Pengamat intelijen dan terorisme Umar Abduh, Tokoh Pemuda Billy Ariez dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian Masyarakat (Lekat), di Jakarta, Jumat (12/2/2016). Diskusi Lembaga Kajian Masyarakat (Lekat) yang mengambil tema " Anak Muda Dalam Ancaman Gerakan Radikalisasi".
Pengamat intelijen dan terorisme Umar Abduh, Tokoh Pemuda Billy Ariez dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian Masyarakat (Lekat), di Jakarta, Jumat (12/2/2016). Diskusi Lembaga Kajian Masyarakat (Lekat) yang mengambil tema " Anak Muda Dalam Ancaman Gerakan Radikalisasi".
Pengamat Intelijen dan Terorisme, Umar Abduh, saat Diskusi Publik seputar " Anak Muda dalam Ancaman Gerakan Radikalisasi" di Jakarta, Jumat (12/2/2016). Pertarungan antara Islam dan Nasionalis Pancasila yang digalang pemerintah, merupakan bukti adanya upaya sistematis yang mengarah kepada konflik horizontal. Pelibatan dan penggalangan terhadap civil society secara massif yang dilakukan pemerintah tanpa malu-malu dalam menghadapi radikalisme, dinilai sebagai bentuk kelicikan pemerintah.
Begitupun upaya dan kebijakan pecah belah antara sesama umat Islam oleh pemerintah seperti ini, mengingatkan kita kepada Snouck Hurgronje di masa penjajahan Belanda, yang merusak Islam dan umat Islam dari dalam.
Pengamat Intelijen dan Terorisme, Umar Abduh, saat Diskusi Publik seputar " Anak Muda dalam Ancaman Gerakan Radikalisasi" di Jakarta, Jumat (12/2/2016).
Pengamat intelijen dan terorisme Umar Abduh, Tokoh Pemuda Billy Ariez dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian Masyarakat (Lekat), di Jakarta, Jumat (12/2/2016). Diskusi Lembaga Kajian Masyarakat (Lekat) yang mengambil tema " Anak Muda Dalam Ancaman Gerakan Radikalisasi".
Kiri-kanan;Direktur Lekat Abdul Fatah, Pengamat intelijen dan terorisme Umar Abduh, Tokoh Pemuda Billy Ariez dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian Masyarakat (Lekat), di Jakarta, Jumat (12/2/2016). Diskusi Lembaga Kajian Masyarakat (Lekat) yang mengambil tema " Anak Muda Dalam Ancaman Gerakan Radikalisasi".
Kiri-kanan;Direktur Lekat Abdul Fatah, Pengamat intelijen dan terorisme Umar Abduh, Tokoh Pemuda Billy Ariez dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian Masyarakat (Lekat), di Jakarta, Jumat (12/2/2016). Diskusi Lembaga Kajian Masyarakat (Lekat) yang mengambil tema " Anak Muda Dalam Ancaman Gerakan Radikalisasi".
Begitupun upaya dan kebijakan pecah belah antara sesama umat Islam oleh pemerintah seperti ini, mengingatkan kita kepada Snouck Hurgronje di masa penjajahan Belanda, yang merusak Islam dan umat Islam dari dalam.
Artikel ini ditulis oleh:

















