Jakarta, Aktual.com — Indeks harga saham gabungan pada perdagangan Rabu (24/2) kembali melanjutkan pelemahan, dibuka turun 0,22% atau 10,23 poin ke level 4.643,82.

Pada perdagangan hari ini, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi untuk kembali berada di zona merah.

Kondisi ini dipicu oleh adanya aksi jual untuk ambil untung (profit taking) dan mulai positifnya laju di beberapa bursa global yang dipicu kenaikan harga minyak dunia.

Menurut Analis PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, laju negatif pada IHSG itu sangat mungkin terjadi, jika aksi beli kurang kuat mengangkat volume beli untuk mendorong IHSG ke zona hijau.

“Karena masih ada utang gap 4759-4760, untuk itu pelaku pasar harus tetap cermati sentimen yang ada,” jelas dia dalam analisis hariannya, Rabu (24/2).

Sentimen kenaikan laju bursa saham Eropa dan AS seiring dengan kenaikan harga minyak mentah dunia dengan diikuti perburuan saham-saham metal dan komoditas, kata dia, memang tidak berlangsung lama. Tapi telah membuat adanya pembalikan arah melemah IHSG.

 

Artikel ini ditulis oleh:

Arbie Marwan