Medan, Aktual.co — Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) besutan Sutiyoso akhirnya secara resmi menjagokan Camellia Panduwinata Lubis atau yang akrab dengan sebutan Camel ‘Petir’ dalam Pilkada Medan 2015.
“SK baru kita terima tadi dari DPP. Bahwa DPN PKPI menetapkan Camellia Panduwinata Lubis menjadi calon Walikota yang diusung PKPI,” ujar Ketua DPK PKPI Medan Riswanto dalam jumpa pers di Medan, Senin (25/5).
Riswanto mengatakan, kehadiran Camellia dalam pilkada Kota Medan memberikan warna baru pertarungan politik di Ibukota Sumut itu. Dimana, Camel merupakan kandidat perempuan yang telah terang-terangan mendeklarasikan diri maju menjadi kepala daerah.
“Kita harap dengan kehadiran calon pemimpin perempuan di Medan mendapat angin segar seperti di Surabaya dengan Walikota perempuan Rismaharani,” kata Riswanto.
Menurutnya, atas keputusan DPN PKPI itu, pihaknya akan menggerakkan semua mesin partai. Terutama dalam menggandeng partai lain dalam koalisi memenangkan Pilkada di Kota Medan.
Sementara, Camellia Panduwinata Lubis mengungkapkan rasa syukurnya atas keputusan DPN PKPI itu. 
“Mudah-mudahan rekomendasi ini barokah dan bisa bermanfaat untuk saya dalam mencalonkan diri menjadi Walikota Medan,” tukasnya.
Menurut Camel, rekomendasi DPN PKPI Nomor: 04/DPN PKP IND/V/2015 tertanggal 18 Mei 2015 yang ditandatangani Ketua Umum Sutiyoso dan Sekretaris Jenderal M Yusuf Kartanegara itu, menjadi modal awal menjalin silaturahmi yang lebih ekstra. Serta melakukan lobi-lobi politik dengan partai politik lain untuk berkoalisi.
“Dua kursi PKPI di Kota Medan  menjadi modal saya terus menjalin silaturahmi, komunikasi dan lobi-lobi dengan partai lain hingga pembukaan pendaftaran di KPU Medan. Terutama komunikasi dengan PDIP, NasDem, Hanura dan PPP. Bahkan Insyaallah bisa bersilaturahmi dengan semua partai,” katanya.
Perempuan kelahiran Delitua ini menegaskan akan menjaga kepercayaan yang diberikan Sutiyoso selaku Ketum DPN PKPI sebagai kandidat calon.
Camel juga mengaku, meski sangat mencita-citakan menjadi pemimpin nomor satu di Medan, dirinya masih akan tetap melihat dinamika politik yang berkembang untuk bisa saling berkolaborasi dengan partai politik lainnya.   
“Untuk nomor dua (Calon Wakil Walikota Medan) kita akan melihat perkembangan yang terus bergulir. Alhamdulillah kehadiran Camel bisa lebih mewarnai. Kalau dulu pernah gagal, Insyaallah kali ini perempuan bisa berhasil menjadi pemimpin di Kota Medan tercinta ini,” tukasnya optimis.

Artikel ini ditulis oleh: