Jakarta, Aktual.co —   Sependapat dengan dimensi pembangunan yang digencarkan pemerintah, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengungkapkan pemerataan pembangunan di Indonesia wilayah timur memang perlu menjadi prioritas. Pemangkasan tingkat ketimpangan ekonomi antara Indonesia Timur dan Barat juga harus didukung dengan sinkornisasi RPJMN 2015-2019 dan rencana pembangunan oleh pemerintah daerah.

“Indonesia Timur memerlukan percepatan realisasi proyek infrastruktur seperti tol laut, pembangkit listrik, karena infrastruktur merupakan pilar penting yang akan berdampak pada pengembangan sektor-sektor ekonomi lainnya,” ujar Wakil Ketua Umum Kadin Koordinator Wilayah Timur, Annar S. Sampetoding, di Jakarta, Senin (25/5).

Salah satu sektor infrastruktur yang akan didorong adalah infrastruktur untuk sektor pangan, dengan pembangunan irigasi dan waduk.

“Dalam hal ini, pemerintah juga perlu mempercepat realisasi program pengembangan komoditas pangan yang disertai pembangunan irigasi, waduk, jalan desa dan lainnya,” tutur dia.

Kadin juga mendorong pengembangan sektor energi alternatif. Annar mengatakan Kadin akan menginisiasi penandatanganan kerja sama membangun 25 pembangkit tenaga listrik biomassa di Indonesia Timur.

“Itu akan dimulai di Kabupaten Morowali di Sulawesi Tengah,” ucap dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka