Jakarta, Aktual.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan Kamis (21/4) pagi dibuka naik 0,17% atau 8,33 poin ke level 4.884,92.
Pada perdagangan hari ini, potensi pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terjadi. Seiring aksi jual yang masih terjadi pada perdagangan kemarin.
Namun diharapkan, aksi beli perdagangan bisa menahan aksi jual tersebut. Makanya, pelaku pasar tetap harus mewaspadai segala sentimen yang ada.
“Walaupun terjadi pelemahan, namun tampaknya terbatas. Hal ini seiring dengan masih adanya aksi beli dari para pelaku pasar untuk menahan pelemahan yang terjadi,” tutur analis PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada dalam analisis hariannya, Kamis (21/4).
Menurut Reza, pelemahan tipis masih dimungkinkan kembali terjadi seiring masih adanya aksi jual tersebut. “Akan tetapi, kami masih berharap adanya imbas positif dari kenaikan laju bursa saham global semalam,” terang Reza.
Untuk itu, pada perdagangan Kamis (21/4) ini, IHSG akan berada di level support sebesar 4.838-4.854 dan level resistennya berada di angka 4.889-4.902.
Meski begitu, ujar dia, tetap perlu mewaspadai kembali terhadap perubahan yang ada yang dapat menahan potensi penguatan IHSG tersebut. “Makanya, tetap cermati sentimen yang ada,” kata dia.
Sementara dalam analisis teknikal, garis RSI berada di level 63,6 dengan signal line-nya berada pada 52.3 dan kemungkinan akan turun dan kecenderungan MACD tetap stagnan.
“Sehingga laju IHSG itu sempat masuk ke dalam area target support 4.856-4.868 dan masih di bawah area target resisten kami di 4.899-4.911,” tegasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Arbie Marwan












