Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR Fadli Zon didampingi Fadhlullah mengungkapkan bahwa para pengungsi ini terdiri dari berbagai latar belakang tidak semuanya karena diskriminasi etnis.
“Ada yang diantaranya sebagian dari mereka adalah pencari kerja ke Malaysia, bahkan ada isteri yang mencari suami yang tidak kembali ke negaranya setelah bertahun-tahun menjadi tenaga kerja di luar negeri,” katanya saat kunjungan di Langsa, Minggu (25/5).
Dan yang lebih dominan, katanya adalah mereka yang terusir dari negaranya akibat terjadinya konflik etnis dan agama di Rohingya.
Sementara, Fadhlullah yang DPR RI asal Aceh menyampaikan kebijakan yang jelas perlu segera diatur oleh pemerintah sehingga tidak terjadi tumpang tidih aturan dalam pelaksanaan di lapangan.
Diketahui, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyatakan, masalah pengungsi Rohingya, Myanmar, yang terdampar di Aceh agar dibawa ke Forum Asean untuk mendapatkan solusi yang bijak dalam penanganan “manusia perahu” itu.
“Permasalahan pengungsi Rohingya ini akan saya bawa dalam rapat bersama pemerintah dalam waktu dekat dan seterusnya isu ini akan dibawa ke Forum ASEAN untuk mendapatkan solusi yang bijak dalam penanganannya,” katanya kepada wartawan saat meninjau pengungsi Rohingya dan Banglades di Langsa, Kota Langsa, Minggu (24/5).
Dalam satu bulan terakhir, Indonesia diserbu ribuan pengungsi Rohingya dari Myanmar dan juga dari Bangladesh. Mereka masuk ke Indonesia melalui pesisir wilayah Sumatera dengan menggunakan kapal-kapal kayu.
Entah ke mana arah tujuan awal mereka setelah melarikan dari negara asalnya. Yang jelas mereka akhirnya terdampar di Aceh dan Sumatera Utara lalu diselamatkan nelayan setempat. Di Aceh, para pengungsi gelap itu kini telah ditempatkan di 4 lokasi penampungan.

Artikel ini ditulis oleh: