1 dari 20
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara terlibat bentrok dengan aparat Kepolisian di depan kantor KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2016). Aksi menuntut KPK segera menuntaskan kasus dugaan mark up pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur Ahok ini berakhir ricuh.
Artikel ini ditulis oleh:
Antara












