Jakarta, Aktual.co — Anggaran yang masih defisit membuat kondisi perekonomian Indonesia masih memerlukan utang dari luar negeri.
Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, di Jakarta, Minggu (24/5).
“Kondisinya belum memungkinkan (untuk tidak utang), kita masih harus utang kalau mau membangun lebih banyak,” kata Bambang.
Menurutnya, defisit anggaran harus segera diatasi jika Indonesia tak ingin bergantung pada luar negeri.
Salah satu yang bisa dilakukan dengan menggenjot penerimaan negara, namun sayangnya sektor pajak tak bisa diandalkan.
“Banyak orang bayar pajaknya nggak bener. Padahal kebutuhan pembangunan termasuk ke daerah besar. Kalau enggak mau utang, kurangi defisit. Itu saja,” ujar Bambang.
Pemerintah akan mencermati dengan menyesuaikan kebutuhan negara terkait tawaran pinjaman 12 miliar US dolar dari Bank Dunia.
Artikel ini ditulis oleh:














