Jakarta, Aktual.co — Situasi politik yang terjadi setelah enam bulan pemerintahan dinilai membuat Presiden Jokowi berada di zona tidak stabil.
Hal ini dikatakan oleh Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo, di Jakarta, Minggu (24/5).
“Salah satunya disebabkan kondisi ekonomi yang tidak baik sehingga terjadi titik gejolak sosial,” kata Ari.
Rencana jangka menengah, seperti pembangunan infrastruktur berpotensi melambat.
“Implementasi jargon politik, seperti kedaulatan pangan, kedaulatan energi, hingga kedaulatan politik, belum terlihat,” katanya.
Kemudian, kementerian di bidang hukum dan ekonomi juga dinilai mengalami kemunduran. Sehingga, tingkat kepuasan publik menurun.

Artikel ini ditulis oleh: