Jakarta, Aktual.com – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid prihatin dengan musibah kemacetan yang menimbulkan korban jiwa bagi pemudik di Tol Brebes. Menurutnya seharusnya permasalahan seperti ini tidak boleh terjadi. Karena macet sudah merupakan hal rutin tahunan, bukan hanya lebaran, namun hari libur lainnya. Sehingga, kata dia, mestinya pemerintah sudah sangat solutif mempertimbangkan dampak seperti ini.
“Jadi saat membangun jalan tol, sudah tahu dampaknya. Ketika kemudian ada exit, dan tempat exitnya itu tdak memadai dan bertemu jalur lain pasti akan macet yang luar biasa,” ujar Hidayat saat acara Open House di kediamannya di daerah Kemang, Jakarta, Kamis (7/7).
Hidayat menilai pemerintah perlu menyampaikan permintaan maaf‎ dan belasungkawa kepada pemudik yang menjadi korban dari kemacetan panjang di Brebes.
“Sampai hari ini kita tidak dengar pernyataan belasungkawa seperti itu baik dari presiden atau menteri perhubungan. Termasuk pihak-pihak yang bertanggungjawab secara langsung terhadap masalah ini. Jadi menurut saya penting pemerintah melakukan ini,” cetus anggota Dewan Majelis Syuro PKS itu.
Hidayat menegaskan peristiwa tersebut harus menjadi pelajaran yang sangat serius bagi pemerintah untuk kesiapan arus balik nanti.
“Jadi betul-betul dipikirkan untuk mengurangi kemacetan, jalur alternatif 2 misalnya,” kata dia.
“Sesungguhnya ini mencoreng kelancaran mudik di tempat lain. Karena ditempat yang lain kita hampir tidak mendengar laporan yang demikian. Tapi brexit ini membuat masalah seperti brexit Inggris sana,” tambahnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid















