Surabaya, Aktual.co — Pengunjung gedung Siola, Jalan Tunjungan Surabaya, terjebak lift hingga 30 menit. Dua diantaranya adalah balita. Beruntung, sebelas korban tersebut berhasil dievakuasi satu persatu. Namun, korban terakhir yang mendapat evakuasi, mengalami sesak nafas hingga akhirnya terpaksa diberi alat bantu pernafasan.
“Ada 11 orang tadi berada dalam lift. Kami semua panik, makanya teriak teriak minta tolong. Karena pas macet, kondisi lift juga tiba-tiba gelap.” terang salah satu korban, Buyung, di Surabaya, Minggu (24/5).
Buyung menjelaskan, bermula dari rombongan pengunjung yang hendak melihat Museum Surabaya, dan sebagian ingin menghadiri acara festifal kuliner Tunjungan, di Jalan Tunjungan Surabaya.
Karena tidak ada lokasi parkir di luar, akhirnya seluruh pengunjung diarahkan parkir di lantai 3 gedung Siola.
Tepat pukul 15.30, dari lantai 3, rombongan korban masuk dan ingin turun di lantai 1. Namun, karena tombol lift terpencet angka 5, lift pun berjalan naik menuju lantai 5.
“Pas sampai lantai 4 menuju ke lantai 5, mendadak lift macet. Semua langsung panik. Apalagi ibu-ibu yang bawa anak kecil, mereka menangis terus.” lanjut Buyung.
Beruntung, pintu lift masih bisa dibuka sedikit, dan dimanfaatkan para korban untuk berulang kali berteriak minta tolong, sekaligus membuka celah untuk keluar masuk udara.
Teriakan para korban pun akhirnya didengar petugas, hingga kemudian anggota Dinas Kebakaran Kota Surabaya pun datang melakukan evakuasi.
Setelah petugas berhasil menjebol atap, para korban dievakuasi dengan cara ditarik ke atas satu persatu, dari usia balita terlebih dulu, dan disusul korban berusia dewasa.
Artikel ini ditulis oleh:
Nebby

















