Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk,Maryono (keempatdari kanan) bersama jajaran direksi lainnya saling bertumpu tangan saat usai melakukan penawaran obligasi berkelanjutan II Tahap II tahun 2016 senilai Rp 3 Triliun di Jakarta, Selasa (26/7).Sementara, Rasio kredit bermasalah (NPL) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyentuh level terendah dalam 6 tahun terakhir didorong oleh perubahan sistem yang dilakukan manajemen dalam 3 tahun terakhir.NPL gross per Juni 2016 turun ke level 3,41 persen dari periode sama tahun lalu di level 4,7 persen. Meskipun masih di atas level industri tetapi dilihat dari tren, NPL BTN terus menurun berbanding terbalik dengan industri perbankan yang justru terus mengalami kenaikan. Direktur Utama BTN Maryono bahkan menargetkan hingga akhir tahun ini rasionya akan turun di bawah level 3 persen

Artikel ini ditulis oleh: