Perth, Aktual.com — Petenis Australia, Bernard Tomic 23 tahun didenda 10.000 dolar Amerika atau sekitar Rp133 juta akibat karena mengucapkan kata-kata kasar kepada seorang penonton yang mengejeknya di turnamen Amerika Serikat terbuka.

Kondisi Tomic yang emosional akibat tertekan dalam permainan di ronde pertama bersama petenis Bosnia Damir Dzumhur (ranking 74 dunia), Rabu (31/8), diperparah dengan ejekan seorang pria dari bangku penonton, sehingga Tomic terpancing.

“Namun, pejabat ITF tetap memberikan sanksi dan tetap menyalahkan Tomic atas tindakan yang tidak merepresentasikan jiwa seorang olahragawan,” demikian dikutip The Guardian, Jumat (2/9).

Sepanjang empat hari turnamen di New York, ITF sudah mengeluarkan total 16 hukuman denda kepada pemain, dan khusus di kasus Tomic besaran dendanya nyaris tiga kali lipat daripada hukuman terhadap petenis lain.

Di turnamen grand slam sepanjang 2016 tercatat Heather Watson dari Inggris didenda Rp160 juta akibat memukul-mukulkan raketnya ke lapangan rumput di ronde kedua Wimbledon Terbuka.

Petenis putri asal Amerika, yang juga pemegang peringkat nomor satu dunia, Serena Williams juga terpaksa membayar Rp130 juta setelah menghancurkan raketnya di All England Club.

Besaran yang sama dibayar oleh Viktor Troicki setelah mencaci wasit Italia bernama Damiano Torella sebagai “wasit terburuk di dunia” dalam kompetisi Wimbledon. “Saya cuma lelah belakangan ini, sebulan, dua bulan, terutama setelah Wimbledon,” ujar Tomic yang berada di peringkat 19 dunia itu.

Petenis unggulan nomor 17 di Amerika Terbuka 2016 itu mengaku berencana untuk fokus menghadapi Davis Cup, dan memanfaatkan jeda 2 pekan untuk sedikit rileks. Tomic adalah putra dari seorang ayah berdarah Serbia dan ibu berdarah Bosnia. Dia bermigrasi ke Australia ketika bayi bersama dengan keluarganya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu