Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menyiapkan seluas 20 hektare lahan untuk pembangunan Pabrik Gula Sragi di Kecamatan Kesesi. Pemkab akan menyiapkan 20 hektare lahan jika rencana pabrik gula di daerah lain pindah ke daerah ini.
“Pembangunan pabrik gula demi pertumbuhan perekonomian di daerah dan masyarakat setempat,” ujar Bupati Pekalongan Amat Antono di Pekalongan, Jumat (22/5).
Ia mengajak semua pihak merenung kembali terhadap apa yang telah dilaksanakan PG Sragi pada masa lalu untuk dilakukan evaluasi agar lebih baik pada masa mendatang.
“Ingat masa jayanya PG Sragi menjadi kebanggaan dan idola bagi masyarakat sebagai tempat bekerja karena kesejahteraan karyawannya,” katanya.
Direktur Renbang PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX Jawa Tengah Hanung Pramono mengatakan untuk mengembalikan kejayaan PG Sragi seperti tahun 76-an, perlu adanya kekompakan antara karyawan, petani tebu, dan pemkab.
“Apa yang telah disepakati harus kita jalankan bersama dan komitmen memberikan yang terbaik secara kerja tim sehingga hal itu akan meningkatkan kapasitas PG Sragi” katanya.
Menurut dia, pada era 76-an, rendeman tebu mampu menembus 11,5 sehingga hal itu menjadi pembicaraan positif pada tingkat nasional.
“Oleh karena itu, sangat lah memungkinkan apabila PG Sragi bisa berjaya kembali apabila dilakukankan kekompakan bersama,” katanya.
Sementara itu, Administratur PG Sragi, Teguh Agung Trinugroho mengatakan tantangan ke depan PG Sragi alam semakin berat sehingga dibutuhkan kekompakan dan kerja keras berbagai pihak.
“Kepercayaan para petani kepada PG Sragi untuk mengolah tebunya. Oleh karena itu metode sekarang, penggilingan tebu dilakukan secara transparan dan dilihat langsung oleh petani untuk mengontrol hasil sampel rendemen secara jelas,” katanya.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka

















