Jakarta, Aktual.co — Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) mengeluarkan pernyataan sikap terkait imigran Rohingya asal Myanmar dan Bangladesh yang saat ini berada di tempat pengungsian di wilayah Indonesia.
Mereka meminta PBB melalui UNHCR tidak hanya mengecam, tetapi juga terlibat langsung menangani pengungsi yang sekarang ditampung sementara di Aceh.
“Begitu pula, UNHCR tidak hanya membebankan masalah ini terus menerus atas tsunami manusia dari Myanmar dan Bangladesh, namun UNHCR harus bisa menyalurkan ke negara yang bersedia menampung Rohingnya dari Myanmar yang tidak diakui kewarganegaraanya,” kata Ketua Umum PP HIKMAHBUDHI, Suparjo, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/5).
Pemerintah Indonesia harus mendorong ASEAN bersama Bangladesh agar berperan aktif dalam penyelesaian kasus kemanusiaan yang menyangkut Suku Rohingya. Pemerintah bisa menampung sementara yang sudah mendarat di wilayah Indonesia, tetapi masalah keuangan harus dibicarakan dengan Thailand, Malaysia, Myanmar dan Bangladesh.
“Mendukung pemerintah Bangladesh melalui Dubes Bangladesh yang menyatakan dalam waktu dekat, akan memulangkan warga negaranya ke Bangladesh,” ujarnya.
Dia menambahkan, langkah pemerintah daerah dan penduduk setempat yang telah memberikan pelayanan kepada imigran asal Myanmar dan Bangladesh yang saat ini terdampar di Aceh sudah benar. Pasalnya, para imigran sangat membutuhkan pertolongan dan ini adalah bentuk solidaritas kemanusiaan.
Rasa kemanusiaan memang harus diposisikan lebih tinggi daripada berbagai kepentingan dan prasangka, karena menyangkut nyawa manusia yang sangat mendesak.
Menurutnya, pengungsian imigran yang akhir-akhir ini mendarat di Aceh dari Myanmar dan Bangladesh, merupakan wujud krisis kemanusiaan dari konflik ekonomi, kependudukan, sosial dan budaya.
“Masyarakat Indonesia perlu memahami ini secara benar dan harus bersatu untuk bahu membahu agar masalah ini segera selesai, sehingga tidak terpancing tindakan yang merugikan kerukunan masyarakat kita sendiri.”
Artikel ini ditulis oleh:

















