Jakarta, Aktual.co — Media Relation Budge Communication Cindy mengatakan, sekitar lima persen gaji pekerja habis untuk biaya transportasi menuju tempat kerja.
“Perjalanan ke kantor bagi komuter tidak hanya menyita waktu, tetapi juga biaya yang cukup besar berdasarkan hasil penelitian Regus,” kata Cindy menanggapi kondisi pekerja yang berdomisili di perkotaan, ditulis Senin (1/6).
Menurut dia, dari penelitian Regus diketahui pekerja menghabiskan sekitar lima persen gajinya dalam perjalanan menuju tempat kerja.
Sebagai gambaran, di Jakarta dan kota besar lainnya komuter menghabiskan waktu sekitar dua hingga tiga jam dalam perjalanan ke tempat kerja.
Menyadari bahwa efektivitas waktu erat kaitannya dengan produk dan layanan yang mereka tawarkan, Regus Indonesia kemudian menangkap peluang itu.
Dia mengatakan, sebagai penyedia fasilitas perkantoran yang telah memiliki jaringan lebih dari 2.300 pusat bisnis di 104 negara, regus berkomitmen untuk membawa para pebisnis dan pekerja mencapai kualits kerja yang terbaik.
“Dengan membantu mereduksi ‘overhead cost’ seperti biaya sewa kantor, bahkan juga waktu dan tenaga saat berangkat menuju tempat kerja,” katanya.
Mencermati kondisi yang semakin kritikal di kota-kota bisnis di Indonesia, Regus terus mengembangkan fasilitasnya di Indonesia. Kehadirannya di tujuh kota besar di Indonesia dengan menghadirkan ruang kantor secara fisik dan virtual dengan kelengkapan fasilitas sebagai penunjang bisnis telah mengukuhkan posisi Regus Indonesia sebagai “global workplace provider” atau penyedia fasilitas perkantoran.
Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut Cindy, pihaknya berada di Makassar untuk menyosialisasikan upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam menekan biaya transportasi menuju ke tempat kerja.
Artikel ini ditulis oleh:

















