Jakarta, Aktual.co — Indah Sukmaningsih mantan Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia mengatakan pemerintah harus tanggap dengan kabar adanya penimbunan beras yang diduga dilakukan oleh oknum menteri dan mantan menteri ini. 
Indah juga menjelaskan, kalau pemerintah selama ini hanya pasif menangani mafia beras ini, seharusnya pemerintah yang mempunyai power kuat untuk mengamankan kebutuhan pokon masyarakat ini.
“Usut tuntas dong, ini khan menyangkut dengan kebutuhan mendasar dan pokok masyarakat, kalau terjadi pembiaran akan menjadi bom waktu masalah yang besar,” ucapnya, di Jakarta, Jum’at (22/5).
Isu ini harus segera diantisipasi karena ini tindakan yang berbahaya untuk kepentingan rakyat apalagi kalau soal pangan seperti ini. “Saya berharap Presiden Jokowi untuk secepatnya mengusut hal ini agar kedepan tetap konsisten tidak mengimpor beras, apabila ini tidak diatasi dengan baik makanya akan terciptanya kelangkaan sehingga memaksa pemerintah untuk membuka keran impor beras,” tutupnya.
Seperti diketahui,  Saat ini sedang beredar isu beras plastik yang dijual bebas dan konsumsi oleh para warga, kejadian ini memang ada tetapi terkesan sangat dibesar-besarkan. Karena ada hal yang lebih penting untuk dibongkar.
Direktur Gaspol Indonesia Virgandhi Prayudantoro, mengatakan bahwa yang paling penting harus dibongkar yakni indikasi penimbunan beras yang dilakukan perusahaan milik menteri kabinet kerja dan eks menteri pertanian. “Kita jangan terkecoh dengan berita beras plastik karena mungkin ini hanya pengalihan isu belaka,” tandasnya

Artikel ini ditulis oleh: