Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan pagi ini bergerak di zona hijau. Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 6,757 poin (0,13%) ke level 5.319,965. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 1,717 poin (0,19%) ke level 929,110.
Membuka perdagangan akhir pekan, Jumat (22/5/2015), IHSG bertambah 11,660 poin (0,22%) ke level 5.324,868. Indeks LQ45 tumbuh 2,622 poin (0,28%) ke level 929,464. Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG maju 13,367 poin (0,25%) ke level 5.326,575. Sementara Indeks LQ45 naik 3,082 poin (0,33%) ke level 930,475.
“Munculnya berita positif berupa kenaikan peringkat outlook surat utang Pemerintah oleh Standard & Poor’s yang diikuti berita pembagian dividen dari beberapa emiten mampu membalikan animo pelaku pasar. Arah IHSG yang sebelumnya sempat ilang mood, secara perlahan mampu kembali dan membuat laju IHSG kembali berbalik ke zona hijau,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.
Pada perdagangan Jumat (22/5) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.270-5.288 dan resisten 5.325-5.350. Menurutnya, masih adanya utang gap 5.273-5.275 yang dapat memicu adanya aksi jual.
“Meski masih terdapat peluang kenaikan dan harapan kami pun masih sama, dimana berharap kenaikan dapat berlanjut meski kemungkinan aksi-aksi profit taking masih akan terjadi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan, IHSG kembali menorehkan kenaikan yang cukup signifikan, ditunjang oleh capital inflow yang mulai kembali mengalir ke pasar modal.
“Makin menunjukkan kepercayaan dan keyakinan investor masih cukup tinggi terhadap negara kita,” kata William dalam risetnya, Jumat (22/5).
Menurutnya, dalam jangka pendek, IHSG telah menkonfirmasi pola uptrend. Target resisten berada pada level 5.369, dengan support 5.214.
“Jikalau terjadi koreksi, sifatnya wajar di tengah kenaikan yang sedang berlangsung, bahkan dapat dimanfaatkan sebagai momen untuk melakukan akumulasi beli. Hari ini IHSG masih berpotensi untu melakukan penguatan,” ungkap dia.
Pada perdagangan hari ini, Jumat (22/5), Asjaya Indosurya Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di kisaran 5.214 – 5.369.
Dalam risetnya, William juga mengemukakan sejumlah saham yang dapat dipertimbangkan hari ini adalah TOTL, ERAA, BBNI, JSMR, BBTN, BBCA dan ISAT.
Artikel ini ditulis oleh:
















