Jakarta, Aktual.co — Lembaga Pemeringkat Utang Standart & Poor’s (S&P) mengumumkan posisi peringkat utang Indonesia pada level BB+ dengan outlook positive. Hal ini merupakan suatu peningkatan dari outlook stable yang diberikan S&P sebelumnya.

“Periode setahun terakhir mengalami penurunan akhirnya mengalami peningkatan menjadi positive tadinya stable. Standart kurs ekonomi makro Indonesia berjalan pada right track ,” ujar Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro di pressroom Kemenkeu Jakarta, Kamis (21/5).

Lebih lanjut dikatakan Bambang, peningkatan outlook dari S&P ini didukung oleh perbaikan kebijakan yang sifatnya lebih efektif dan predictable. Antara lain membantu perbaikan struktur anggaran, khususnya penciptaan ruag fiskal yang lebih besar, peningkatan cadangan devisa, dan membantu ketahanan perekoonomian Indonesia terhadap eksternalitas global.

Terkait kondisi perekonomian Indonesia, S&P memberikan outlook pertumbuhan 2015 sebesar 5,5 persen. Sementara untuk 2016-2019 pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai rata-rata 5,9 persen.

Berdasarkan rilis terkahir dari S&P, peringkat utang Indonesia saat ini berada pada peringkat BB+, yaitu satu level di bawah investment grade. Peningkatan outlook dari stable menjadi positive memberkan peluang yang lebih besar bagi peningkatan peringkat utang Indonesia untuk mncapai investment grade.

“Ini yang harus kita jaga, pandangan yang harus positif. Mudah-mudahan tahun depan masih mencapai investment grade, memastikan APBN sehat. Kita jaga jangan sampai negatif, menjaga konsistensi kebijakan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka