Surabaya, Aktual.com – Seorang perempuan berusia sekitar 37 tahun diamankan warga di sekitar SDN Mojo I no 220 Surabaya, Jawa Timur, Kamis (23/3). Hal ini karena kecurigaan pihak sekolah akan gerak-gerik wanita tersebut.

Akhirnya, wanita yang belum diketahui identitasnya itu, digelandang ke Mapolres Surabaya untuk dimintai keterangannya.

Seperti diketahui, akhir-akhir ini beredar isu penculikan anak yang tersebar di media sosial. Bahkan isu penculikan tersebut mengatakan kalau seorang anak yang diculik, akan diambil bagian organ tubuhnya untuk dijual.

“Kita masih dalami. Tapi sejauh ini belum mengarah terindikasi ke penculikan. Tapi kewaspadaan masyarakat dan para guru patut diacungi jempol, karena tidak sampai menghakimi seperti kemarin,” kata Kapolrestabes Surabaya, Kombeapol M. Iqbal.

M. Iqbal menjelaskan, saat itu bermula dari kecurigaan salah satu guru karena melihat wanita tidak dikenal masuk ke dalam kamar mandi sekolah, lalu menuju mushalah.

Guru tersebut kemudian melaporkan ke kepala sekolah dan diketahui warga sekitar.

“Ketika ditanya, wanita itu terkesan ngelantur, ditanya A, jawabnya B. Dan kami tidak mau mengambil resiko, maka tetap akan kami lakukan pemeriksaan, untuk menindaklanjuti laporan warga,” terang Iqbal.

M. Iqbal menjelaskan, sejauh ini Polrestabes Surabaya, belum pernah menangani kasus penculikan. Sebelumnya memang pernah ada yang diamankan, bahkan ada yang sempat dimassa. Tetapi, saat diperiksa, ternyata semuanya tidak terbukti menculik.

 

Laporan Ahmad H. Budiawan

Artikel ini ditulis oleh: