Jakarta, Aktual.co —Ratusan demonstran berkumpul di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/5).
Aksi BEM se-Indonesia tersebut meliputi sejumlah aktifis mahasiswa dari berbagai kampus. Salah satu diantaranya, dari kampus asal kota  presiden Joko Widodo, yakni BEM UNS Solo.
Di depan Istana Negara, anggota BEM UNS Solo membawa bendera yang tak hanya berlogo kampusnya. Namun, sebuah spanduk besar bertuliskan “Pak Jokowi, Ndang Balio Nang Solo”.
Dengan mengenakan almamater mahasiswa-mahasiswa UNS ini menyanyikan yel-yel dan menyerukan “Jokowi Harus Kembali Ke Solo!”
Sekitar seribu pengunjuk rasa dari BEM se-Indonesia (BEM SI), ISTN, IMM dan KBM UIN, menyemut di depan Istana Negara di Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (22/5). 
Dalam orasinya, mahasiswa mengatakan Rezim Joko Widodo-Jusuf Kalla telah gagal. “Karena menjual Indonesia ke asing. Sehingga harus mundur!” ujar salah seorang mahasiswa.
Selain itu, mereka juga menuntut diturunkannya harga BBM bersubsidi.
Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) ini menyatakan akan melakukan aksi menginap di depan Istana Negara Jakarta apabila mahasiswa tidak diberi kesempatan bertemu Presiden Jokowi.
Mereka datang dari arah Jalan Thamrin, sekitar pukul 12.00Wib siang tadi. Sejumlah bendera di kibarkan para demonstran. Akibat unjuk rasa, arus lalu padat. 
Dari pantauan Aktual.co, tampak mahasiswa mulai tarik menarik kawat berduri dengan petugas kepolisian yang sudah berjaga sejak pagi. 
Polisi masih tampak berjaga-jaga dari Sabhara dan Brimob. Tampak water cannon dua unit berjaga dan juga barracuda tiga unit.

Artikel ini ditulis oleh: