New York, Aktual.com – Sebagian warga dan pengelola bangunan di 7.000 kota di berbagai dunia memadamkan listrik pada pukul 20.30 waktu masing-masing, Sabtu (25/3). Hal itu dilakukan untuk memperingati Jam Bumi ke-10 dan menarik perhatian masyarakat akan bahaya perubahan iklim.
Jam Bumi adalah inisiatif yang dimulai di Australia pada 2007 sebagai sebuah gerakan oleh lembaga pecinta lingkungan World Wildlife Fund Australia, untuk menghentikan emisi karbon dioksida yang dianggap sebagai penyebab naiknya suhu planet bumi.
Pada 2017, gerakan tersebut akan melibatkan pemadaman listrik selama satu jam di 7.000 kota di 172 negara, pada 20.30 waktu lokal, untuk menegaskan perlunya semua orang bertindak memitigasi dampak perubahan iklim, dan juga menghemat beberapa megawatt listrik.
Di antara bangunan yang ikut terlibat dalam gerakan tersebut di Australia adalah Gedung Opera House di Sydney, Jembatan Harbour, Taman Luna, dan Sydney Tower Eye.
Secara internasional, beberapa di antara bangunan yang turut terlibat adalah gedung pencakar langit tertinggi di dunia Burj Khalifa di Dubai, menara jam Big Ben dan gedung parlemen di London, Koloseum di Roma, Masjid Biru di Istanbul, Eiffel Tower di Prancis, Lapangan Merah di Moskow dan Piramida di Mesir.
Artikel ini ditulis oleh:
Wisnu












