iPhone Plus 7

Jakarta, Aktual.com – Seorang mahasiswa mengaku menjual 20 sel telur di pasar gelap di Shanghai, Cina.

Selain dirinya masih ada wanita lain yang juga mendonorkan sel telurnya. Kebanyakan mereka berusia 20 tahun.

Dilansir dari South Cina Morning Post, investigasi dilakukan untuk mengetahui praktik illegal ini.

Praktek ini terungkap saat seorang wartawan televisi lokal melakukan penyamaran dan berpura-pura ingin mendonorkan sel telurnya.

Penampilan, catatan kesehatan dan tingkat pendidikan seorang pendonor merupakan sebagai nilai tawar untuk mendapatkan harga tertinggi.

Mahasiswi yang menjual 20 sel telurnya mengungkapkan, dia berpikir tidak ada resikonya dan dia mengaku sel telurnya dihargai 250.000 yuan atau sekitar Rp 482,9 juta. Uang itu ia gunakan untuk membeli iPhone Plus 7.

“Ahli tenaga medis kami merupakan ahli bedah dari rumah sakit ternama jadi proses kita aman tanpa ada resiko,” ujar penadah sel telur kepada wartawan yang sedang melakukan investigasi.

Beberap sel telur setidaknya dihargai 10.000 yuan dan ada juga yang dihargai hingga 100.000 yuan. Si pendonor akan langsung mendapat uang mereka setelah sel telur didapat sang penadah.

Pewarta : Agustina Permatasari

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs