Jakarta, Aktual.co — Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta petugas pengamanan untuk menangkap pengamen yang menggunakan boneka ondel-ondel sebagai ‘jualannya’. Menurutnya, selain melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, penggunaan boneka ondel-ondel untuk alat ngamen sama saja memalukan Kota Jakarta.
“Itu (pengamen ondel-ondel) harus ditangkap. Tidak boleh dia seenaknya menggunakan atribut budaya untuk mengamen. Apalagi ini Jakarta ditonton banyak orang, malu dong Ibu Kota,” kata Djarot di Balai Kota Jakarta, Kamis (21/5).
Meski lahir dan dibesarkan tidak di Jakarta, Djarot mengklaim dirinya berhak ‘ikut campur’ jika ada ikon kebudayaan Betawi dijadikan sarana ngamen dan ngemis.
Jika masih ada yang berkeliaran, maka instansinya akan langsung melakukan penangkapan dan pembenahan terhadap mereka.
“Langsung ditangkap dan diberikan pemahaman untuk mereka, agar tidak lagi menyalahgunakan budaya untuk mengamen atau mengemis,” ujar Djarot.
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid

















