Berdasarkan data yang diterbitkan BI pagi ini, kurs rupiah berada di angka Rp13.329 per dolar AS, terdepresiasi tipis 0,2% atau 3 poin dari posisi 13.326 kemarin. Pada saat yang sama, nilai tukar rupiah terpantau menguat 0,03% atau 4 poin ke Rp13.327 per dolar AS di pasar spot, setelah dibuka dengan penguatan hanya 0,01% atau 1 poin di Rp13.330.‎ AKTUAL/Munzir

Jakarta, Aktual.com – Setelah libur panjang, ternyata di awal ini pekan ini nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) dibuka melemah 1 poin dari penutupan akhir pekan lalu.

Pada perdagangan hari ini, rupiah dibuka Rp13.330 dari penutupan sebelumnya di posisi Rp13.329. Meski kemudian hingga pukul 08.30 WIB, rupiah bergerak menguat ke posisi Rp13.310.

Menurut analis pasar uang dari PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, pelrmahan rupiah ini karena memang USD sendiri masih dalam tren penguatan.

“Karena dengan belum beranjaknya laju EUR yang melemah pasca pengumuman dari Bank Sentral Uni Eropa (ECB) yang mempertahankan kebijakan moneternya dimanfaatkan oleh USD untuk kembali menguat,” jelas dia, di Jakarta, Selasa (2/5).

Di sisi lain, kata dia, jelang libur Golden Week di Jepang jugs membuat permintaan akan JPY menurun. Sehinggs, kondisi itu dimanfaatkan USD untuk bertahan positif.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka