Bandung, Aktual.com – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung menjadi tempat rujukan bagi dua korban kecelakaan maut yang terjadi di Ciloto, Cianjur, Jawa Barat. keduanya masih menjalani perawatan dokter yakni Hanifah (19) dan Titin (49).
Direktur Medik dan Keperawatan RSHS, Nucki Nursjamsi mengatakan, kedua korban merupakan pasien rujukan dari RS. Cimacan, Cianjur, keduanya masuk dalam RSHS dalam keadaan tak sadarkan diri pada 30 April 2017, sekitar pukul 22.00 WIB.
Satu korban, Hanifah diketahui tengah hamil dan menderita luka pada bagian kepala dan dada dan kini masih dalam perawatan intensif di ruang High Care Intensive Unit.
“Pasien ini dalam keadaan hamil sekira 5 bulan atau 22 minggu. Syukur Alhamdulillah bayi (kandungan) dalam kondisi baik. Tapi pasiennya sampai sekarang kesadarannya masih belum pulih,” kata Nucki di RSHS, Selasa (2/5).
Sementara Titin dalam kondisi lebih parah dibandingkan Hanifah. Pasien keduanya tersebut kini dirawat di ruang intensif bedah syaraf.
“Dari hasil observasi, Titin mengalami pendarahan di dalam kepalanya, tepatnya pada bagian otak,” ungkapnya.
RSHS pun akan terus memantau dan menangani kedua pasien tersebut. Tapi ia belum bisa memastikan kapan pasien pulih dan bisa pulang.
Untuk biaya perawatan kedua pasien itu, menurutnya akan ditanggung oleh Jasa Raharja. Jika tidak ditanggung semuanya, sisanya akan ditanggung oleh BPJS karena kedua pasien terdaftar sebagai peserta BPJS.
Laporan : Muhammad Jatnika
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs













