Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin mampu bergerak naik, seiring masih adanya animo pelaku pasar untuk melanjutkan pembelian. Beberapa sentimen seperti relaksasi aturan LTV, melonjaknya CPO, kenaikan harga minyak mentah, hingga imbas masih positifnya penutupan bursa saham AS mampu meningkatkan harga saham-saham PTBA, UNVR, AALI, BBCA, BBRI, BDMN, dan lainnya.
“Bahkan ekspektasi masih cukup tingginya konsumsi rokok turut menjadi sentimen positif dengan menguatnya saham GGRM,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.
Pada perdagangan Kamis (21/5) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.270-5.288 dan resisten 5.315-53.21. Menurutnya meski terjadi kenaikan, namun akan menimbulkan utang gap baru di 5.273-5.278. Secara psikologis, kondisi ini dimungkinkan akan memicu aksi ambil untung.
“Sehingga akan berpengaruh negatif terhadap potensi pembalikan arah. Harapan kami pun masih sama dimana berharap kenaikan dapat berlanjut meski kemungkinan aksi-aksi profit taking masih akan mewarnai,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















