Warga memadati lokasi ledakan yang diduga bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Kamis (25/5/2017). Warga memadati lokasi terjadinya ledakan untuk melihat langsung sisa-sisa bekas ledakan yang terjadi semalam.

Jakarta, Aktual.com- Seorang pria bernama Rinton Girsang (36), warga Jalan 28 Oktober, Kompleks Pemda Perum Marisa 9 Blok Nomor 4, Siantan Hulu, Pontianak, terkejut mengetahui fotonya beredar luas di media sosial.

Mantan anggota Satuan Brimob Sumatera Utara pada 2013 ini pun semakin syok saat fotonya disandingkan dengan terduga pelaku peledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur.

“Itu berita hoax, dan saya pastikan saya bukan pelaku peledakan bom di Kampung Melayu. Kalau bisa pelaku penyebar foto saya ini ditangkap,” kata Rinton, Kamis 25 Mei 2017.

Rinton mendapat kabar fotonya disandingkan dengan terduga pelaku bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu dari kakaknya yang melihat foto-foto itu beredar di medsos.

“Saya merasa nama baik saya dicemarkan, termasuk keluarga. Saya meminta nama baik saya dipulihkan, dan pelaku penyebar berita hoax ini di media sosial segera ditangkap,” ungkapnya.

Rinton mengungkapkan pindah ke Pontianak, Kalimantan Barat, pada 2015, setelah menikah dengan Elfira Butarbutar yang berasal dari sana. “Kalau pekerjaan, saya masih mencari-cari. Untuk sementara, saya bekerja wiraswasta,” ucapnya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Barat AKBP Sugeng Hadi meminta semua pihak tidak menyebarkan berita bohong di medsos, termasuk membagikan foto-foto korban secara masif.

“Saya pastikan Rinton Girsang bukan pelaku peledakan bom di Kampung Melayu, dan bukan bagian jaringan teroris. Hanya mukanya yang mirip sehingga dimanfaatkan oleh pihak lain,” jelasnya.

Sugeng memastikan kasus ini sudah dilaporkan Rinton ke Polda Kalbar. Ia melapor karena merasa nama baiknya dicemarkan.

Pewarta : Fadlan Butho

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs