Jakarta, Aktual.com-Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah berharap agar Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno tidak muluk-muluk saat penyusunan RPJMD. Saefullah ingin RPJMD atau Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tersebut realistis dimana kenaikannya berkisar Rp2,5 triliun hingga Rp3 triliun.
“Kalau saya lebih suka realistis ketimbang tinggi-tinggi, akhirnya enggak dapet,” kat Saefullah di Jakarta, Kamis (1/6).
Kenaikan RPJMD kata dia bisa saja jika ada kenaikan kebijakan dasar, sebut saja seperti Pajak Bumi Bangunan (PBB). Tetapi jika biasa-biasa saja, lanjut dia, PBB hanya dapat ditarik sekitar Rp2,5 triliun sampai Rp3 triliun.
Pernyataan Saefullah dikemukakan terkait rencana para dirinya dan SKPD Pemprov DKI bertemu Tim Sinkronisasi Anies-Sandi. Dimana salah satu agenda yakni membahas soal RPJMD.
Pada pertemuan nanti kata Saefullah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga diundang.
“Sudah disiapkan tinggal dimasukkan visi, misi, dan program untuk lima tahun ke depan, baik pendapatan maupun buat belanjanya,” jelas Saefullah.
Menurut Saefullah, dirinya belum dapat memastikan apakah Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan hadir atau tidak dalam pertemuan besok. Begitu juga Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs
















