Gedung yang hanya terletak sekitar 300 meter dari gedung lama tersebut rencananya akan mulai ditempati akhir 2015 atau awal 2016 tergantung penyelesaian dan kesiapan gedung yang memiliki tinggi 16 lantai. Gedung tersebut mulai dibangun sejak Desember 2013 dengan nilai kontrak Rp195 miliar direncanakan memiliki 70 ruang pemeriksaan dan gedung penjara yang mampu menampung 50 orang, 40 pria dan sepuluh wanita.

Jakarta, Aktual.com – Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrulloh kedapatan berada di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (15/11).

Ketika dikonformasi oleh wartawan, ia mengaku hanya berkordinasi dengan KPK.”Kita kan koordinasi terus dengan Deputi Pencegahan,” ujar dia

Ia mengatakan bahwa pihaknya mendapat beberapa rekomendasi terkait perbaikan di Kemendagri.

Namun demikian, pernyataan Zudan pada ternyata hanya bohong saja. Sebab ketika dikonfirmasi ke juru bicara KPK, Febri Diansyah, anak buah Menteri Tjahjo Kumolo itu diketahui hari ini menjalani pemeriksaan KPK terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Febri mengatakan, Zudan diperiksa salah satunya untuk tersangka Ketua DPR Setya Novanto.”(Dirjen Dukcapil Kemendagri diperiksa) untuk ASS (Anang Sugiana Sudi‎hardjo) dan SN (Setya Novanto),” ujar Febri saat dikonfirmasi.

Zudan sendiri sudah merampungkan pemeriksaannya pada siang tadi. ‎Namun dia berkilah bahwa kedatangannya ke gedung Merah Putih KPK bukan dalam rangka pemeriksaan kasus dugaan korupsi e-KTP.

Untuk diketahui ketika bersaksi di sidang perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP, tahun 2011-2012, untuk terdakwa Anang Sugiana Sudihardjo, Zudan mengaku pernah enjadi pengantar pesan berkaitan sosok Ketua DPR, Setya Novanto. Pesan tersebut disampaikan ‎dari mantan Sekjen Kemendagri, Diah Anggraeni kepada terdakwa Irman.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby