Jakarta, Aktual.co — Politisi PDIP Effendi Simbolon menyebut Menteri Koordinator Perekonomian tak mengerti Nawa Cita karena menyerahkan harga BBBM kepada pasar.
“Menko Ekonomi saya katakan tidak mengerti nawacita, karena menyerahkan harga BBM kepada pasar,” kata Effendi, di Jakarta, Selasa (19/5).
Dirinya mengaku tidak setuju dengan kebijakan pembangunan yang menggunakan investasi berbasis utang karena efeknya akan dirasakan masyarakat untuk waktu yang lama.
Dicontohkan, proyek pembangunan pembangkit listrik yang membutuhkan biaya sangat besar sehingga pemerintah juga mewacanakan akan melakukan peminjaman ke luar negeri.
“Apa kita menerima saja APBN kita disedot oleh proyek ambisius seperti proyek listrik 35.000 Megawatt itu. Juga jika berutang efeknya bukan bagi generasi sekarang namun kita akan menderita dalam waktu yang sangat lama,” katanya.
Artikel ini ditulis oleh:

















