Jakarta, Aktual.co — Rencana Bank Indonesia (BI) yang akan mengkaji ulang kebijakan rasio pinjaman kredit terhadap nilai aset atau Loan to Value (LTV) terhadap Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan kendaraan bermotor akan memiliki dampak yang cukup baik bagi pertumbuhan  ekonomi Indonesia. Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan dengan melonggarkan kebijakan LTV, maka pertumbhan ekonomi tahun ini akan meningkat 0,05 persen, dan pada tahun depan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 0,1 persen.

“Tapi tu ceteris paribus, belum ditambah lagi persepsi bisnis membaik, persepsi bankir mulai geiat, sehingga kami balance antara moneter yang belum bisa bergerak setiap titik, tapi kami merelaksasi kebijakan makroprudensial,” ujar Perry di kantor BI Jakarta, Selasa (19/5).

Lebih lanjut dikatakan dia, pelonggaran kebijakan LTV tersebut merupakan kebijakan yang bersifat agresif dan akomodatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. “Tapi kalau kita bicara growth itu akan ada supply dan demand, dari supplynya kredit kita dorong dari perbankan, demand nya ini lah stimulus fiskal, ini akan mendorong permintaan ekonomi.”

Sementara itu, Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan pelonggaran LTV nantinya mendorong pembiayaan kredit untuk properti dan kendaraan bermotor. Menurutnya, dengan pelonggaran LTV bisa dilakukan pembiayaan secara lebih aktif dan tidak mengorbankan kualitas.

“Secara umum kalau kredit mengucur baik akan membuat pertumbuhan ekonomi lebih baik. tapi tak langsung berhubungan ke CAD (Current Account Deficit), dampaknya ke pertumbuhan ekonomi akan cukup memadai. Jadi karena properti dan motor mobil punya kontribusi baik ke ekonomi.” pungkasnya.

Untuk diketahui, BI akan mengkaji ulang kebijakan LTV untuk kredit pemilikan rumah (KPR) dan kendaraan bermotor dengan merelaksasi pembayaran uang muka (down payment). Tujuannya, untuk lebih meningkatkan aspek kehati-hatian bank dalam penyaluran kredit properti. Hal ini mempertimbangkan bahwa pertumbuhan kredit pemilikan properti (KPP) masih tinggi terutama di tipe-tipe tertentu.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka