Jakarta, Aktual.co — Makanan sangat menentukan pertumbuhan dan daya tahan tubuh bayi. Bayi tumbuh lebih cepat dari orang dewasa, dan dalam setiap pertumbuhan memerlukan nutrisi yang cukup. Pertumbuhan yang cepat memerlukan asupan nutrisi yang ekstra dan makanan yang baik.

Menyambut kelahiran datangnya buah hati Anda, biasanya Anda telah mempersiapkan berbagai kebutuhan akan sang bayi. Namun, yang terpenting adalah lingkungan sehat dan higienis, serta nutrisi tambahan yang dapat memberikan bayi tumbuh optimal.

Apa yang baik untuk orang dewasa tidaklah selalu baik untuk bayi. Meskipun tubuh bayi serupa dengan tubuh orang dewasa, tetapi sistem jasmani mereka belum terbentuk secara sempurna, sehingga mereka memerlukan nutrisi ekstra untuk memenuhi pertumbuhan bagi kebutuhan sel-sel dan sistem kekebalan tubuh bayi.

Di tahun-tahun pertama, sistim pencernaan tubuh bayi belum kuat sehingga perutnya belum bisa mencerna  makanan yang kita berikan, sehingga sangat tergantung pada susu ibu.

Susu ibu yaitu, makanan bayi yang penuh nutrisi dan kaya akan zat pembangun kekebalan tubuh bayi. Jadi penting sekali ibu menjaga asupan makanan agar dapat memperoleh asi yang baik.

Sebaiknya , minum air putih lebih banyak, karena Ibu menyusui akan merasa lebih cepat haus karena sebagian cairan tersebut digunakan untuk memproduksi ASI.  Ibu Menyusui sedikitnya minum dua liter air putih setiap harinya. Hal tersebut juga disertai konsumsi susu dan buah, sehingga cairan dalam tubuh cukup. Air seni ibu hamil yang cukup minum akan berwarna kuning muda.

Selain itu, Perbanyak konsumsi makanan yang banyak mengandung protein dan kalsium, seperti daging, ikan rendah merkuri, susu murni serta buah-buahan dan sayur yang mengandung vitamin c, zinc zat besi (sayur bayam, kangkung, katuk) dan kalsium.

Di tahun ke dua, umumnya bayi memerlukan susu fullcream dan keju untuk dapat menyerap vitamin dan mineral. Pada beberapa bayi, susu sapi dapat menimbulkan alergi, kita dapat menggantinya dengan susu kambing.

Makanan lain yang dapat menimbulkan alergi pada bayi adalah putih telur, kacang tanah, kacang kedelai, ikan, buah pir, makanan ini bisa menimbulkan alergi pada tubuh bayi.

Tubuh bayi mulai menyerap kalsium yang dapat menunjang pertumbuhan tulang dan gigi, sehingga pemberian supplemen kalsium tidak boleh dilupakan, pemberian vitamin C dan B compleks sangat membantu pembentukan sistim kekebalan tubuh bayi.

Bayi pada awal pertumbuhannya memerlukan kalori exstra, sehingga makanan yang kaya kalori dan karbohidrat sangat di perlukan. Jangan biarkan bayi anda memakan makanan junk food dan air berkarbon dan minuman dingin lainnya. Makanan dan minuman tersebut bisa merusak sistem pencernaan bayi dan tidak memberikan gizi apapun untuk bayi.

Perbanyak makanan yang direbus dari pada digoreng. Kentang, kubis, tomat, dan bayam sangat di perlukan oleh bayi, kita dapat merebusnya dan menghancurkannya terlebih dahulu sebelum kita memberikan pada bayi kita.

Ketika bayi mempunyai cukup gigi, Anda bisa memberikan nasi, gandum dan sereal. Kacang mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi.

Artikel ini ditulis oleh: