Jakarta, Aktual.co — Direktur Utama PT Pelindo I (Persero) Bambang Eka Cahyana mengungkapkan bahwa pihaknya berencana akan meningkatkan nilai emisi obligasi dari Rp1 triliun menjadi Rp1,5 triliun.
“Iya obligasi kita Rp1 triliun, namun sepertinya bisa menjadi Rp1,5 triliun,” kata Bambang saat ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, ditulis Selasa (19/5).
Ia menjelaskan, dana obligasi itu akan ditujukan untuk proyek pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara. Dimana pada tahap awal saja, proyek tersebut membutuhkan dana sekitar Rp4,9 triliun yang dananya berasal dari sindikasi perbankan BUMN Rp3,2 triliun dan kas internal Rp1,7 triliun.
“Namun, berapa kupon bunga dan realisasinya tanyakan ke Mandiri Sekuritas,” tutur dia.
Sebelumnya diberitakan, surat utang yang ditawarkan akan memiliki tenor 3 tahun, 4 tahun, dan 7 tahun. Obligasi ini telah memiliki peringkat AA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) pada level idAA.
Untuk pembangunan pelabuhan Kuala Tanjung, perseroan bekerja sama dengan PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT PP (Persero) Tbk.
Artikel ini ditulis oleh:

















