Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Subagyo menyebut bahwa ada informasi terjadi pemborongan dan penimbunan beras yang dilakukan pihak perusahaan swasta.
Yang lebih mengejutkan, sambung Firman, pada perusahaan penimbun beras itu terdapat nama menteri aktif maupun mantan menteri.
“Dimana didalamnya pemiliknya juga para pejabat pemerintahan yang sekarang masih menjabat (aktif),” kata Firman, di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (18/5).
Wakil Ketua Badan Legislasi itu enggan menjelaskan lebih rinci nama menteri dan mantan menteri yang terlibat dalam perusahaan pemborong beras tersebut.
“Nanti confidential lah, karena kalau nama kita tidak etis. Tetapi ada beberapa nama yang masuk dalam catatan kami yang salah satunya mantan menteri, dan masih menjabat komisaris utama di perusahaan yang memborong beras dan juga menjabat sebagai komisaris utama di perusahan yang aktifitasnya di sektor pertanian dan BUMN, dan ini sangat memprihatinkan,” ucap dia.
“Tetapi adanya nama menteri aktif diperusahaan itu sudah mengklarifikasi konon katanya dia sudah mau melepas sahamnya, sebagai konsekuensi dia menjabat sebagai menteri. Namun, apapun yang terjadi ini tidak boleh, karena pangan merupakan hak masyarakat dan itu diatur sesuai konstitusi,” tambahnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Novrizal Sikumbang

















