Suasana museum Bursa Efek Indoneaia (BEI) di Jakarta, Kamis (26/4). Kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) yang masih akan berlangsung hingga tahun depan serta imbal hasil surat utang AS yang menembus level psikologis menyebabkan pasar saham Asia meriang sepekan ini. IHSG turun 2,81% ke 5.909. IHSG menggenapi penurunan sepekan atau lima hari perdagangan berturut-turut. Kamis (26/4), Dalam lima hari penurunan, IHSG merosot 7,03%. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, ditutup menguat sebesar 38,68 poin di tengah sentimen domestik yang positif.

IHSG ditutup menguat 38,68 poin atau 0,65% menjadi 5.982,98. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 10,63 poin atau 1,14% menjadi 945,01.

Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji di Jakarta, Kamis mengatakan sentimen dari dalam negeri yangelatif cukup kondusif dibandingkan eksternal menjadi salah satu faktor yang mendorong IHSG melanjutkan kenaikan.

“Ekonomi nasional cukup terjaga kondusif, situasi itu membuat animo terhadap saham masih cukup kuat. Sementara sentimen eksternal masih dibayangi sentimen perang dagang,” katanya.

Ia menambahkan kinerja emiten semester pertama yang cukup baik juga masih direspon positif investor. Kinerja emiten yang positif menggambarkan ekonomi nasional akan tumbuh.

Kendati demikian, lanjut dia, investor diharapkan tetap waspada mengingat IHSG telah mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir ini sehingga membuka potensi bagi investor untuk melakukan aksi ambil untung.

Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (23/8) sebanyak 404.291 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,043 miliar lembar saham senilai Rp9,532 triliun. Sebanyak 181 saham naik, 193 saham menurun, dan 133 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei naik 48,27 poin (0,22%) ke 22.410,82, indeks Hang Seng melemah 137,11 poin (0,49%) ke 27.790,46, dan indeks Strait Times menguat 50,00 poin (1,56%) ke posisi 3.249,89.

Ant.

Artikel ini ditulis oleh:

Teuku Wildan