Malang, Aktual.co — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Malang, akhirnya mendapat gelontoran anggaran sebesar Rp 11 miliar untuk memantau jalannya Pilkada periode ini.
Komisioner Panwaslu, George Da Silva, mengatakan, jumlah anggaran itu mengalami penurunan dari ajuan awal sebesar Rp 15 miliar.
Penurunan anggaran disebabkan, karena adanya pengurangan masa kerja semula 12 bulan menjadi 9 bulan.
“Hari ini kami tandatangani naskah perjanjian hibah dengan Pemkab Malang soal anggaran Panwaslu,” kata George, Senin (18/5) di Malang, Jawa Timur.
Anggaran sebesar itu, lanjut dia, juga sudah disesuaikan dengan standard satuan harga Bupati Malang pada tahun 2015.
Anggaran tersebut, lanjut dia, dapat digunakan untuk memantau semua tahapan pemilu, dimana dalam jangka dekat, Panwaslu akan mencari anggota Panwascam yang diangkat dari 33 kecamatan yang ada.
“Kami berharap agar semua tahapan Pilkada berjalan maksimal dengan pemantauan dari kami yang ketat,” tandasnya

Artikel ini ditulis oleh: