Jakarta, Aktual.com – Dua bayi korban Lion Air PK-LQP yang sudah diketahui sampel DNA-nya, belum mendapatkan data ante mortem yang cocok.

“Ada dua bayi yang sempat teranalisa, tapi belum cocok DNA-nya, secara genetik ada yang cocok,” ujar Kepala Laboratorium DNA Pusdokkes Mabes Polri Kombes Pol Putut Cahyo Widodo di Jakarta, Rabu (7/11).

Ditanya mengenai keluarga bayi tersebut meninggal atau kondisi lainnya, Kombes Putut mengaku belum bisa memastikannya.

Nantinya bila bayi teridentifikasi dan ada yang cocok DNA dengan orang tuanya, maka jenazah akan teridentifikasi secara beruntun dan petugas akan mudah menginformasikan ke keluarga korban.

Sebelumnya, tim Disaster Victim Identificafion (DVI) Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur menemukan bagian tubuh bayi ditemukan dalam kantong jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610.

Hingga saat berita ini diturunkan, total ada 44 jenazah yang teridentifikasi oleh Tim DVI.

 

Ant.

Artikel ini ditulis oleh: