Jakarta, Aktual.co —Presiden pertama Timor Leste Xanana Gusmao menegaskan setiap negara harus berani dan tidak mudah patah keyakinan untuk memperjuangkan kedaulatannya. Nasihat itu disampaikan dia saat berbicara di acara ‘Supermentor 6: Leader’ di Jakarta, Minggu (17/5).
Presiden Timor Leste pertama periode 2002-2007 itu menuturkan saat pertama kali memimpin negaranya yang baru lepas dari Indonesia itu, semangat berjuang diperlukan untuk mendukung keyakinan serta prinsip yang sudah ada. “Banyak jalan menuju Roma, tapi kami punya jalan sendiri. Negara harus berani, kita punya bendera dan presiden. Kedaulatan itu semua diupayakan, kalau tidak maka kita menjadi ‘iya Pak, iya Bu’,” ujar dia.
Dia mengingatkan pentingnya keyakinan agar tidak patah dalam berjuang sependek apapun waktu yang ada. Keyakinan itu juga harus diimbangi dengan kemauan dan kerja keras. Dengan itu semua, Xanana yakin, impian setinggi apapun bisa diraih. “Semua ‘dream’ yang menengah atas bisa jadi kenyataan untuk diri sendiri. Ini bagus untuk pemikiran bangsa yang lebih luas dan bagus,” kata dia.
Dalam acara yang digelar di XXI Ballroom, Gedung Jakarta Teater, Jakarta Pusat ini, selain hadirkan Xanana Gusmao sebagai pembicara, hadir pula tiga tokoh yang pernah menjadi pemimpin di Indonesia. Yakni Try Sutrisno, BJ Habibie dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ikut pula hadir tokoh nasional lainnya, seperti Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Ketua DPD RI Irman Gusman.
Artikel ini ditulis oleh:

















