Medan, Aktual.co — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara, menolak keras kebijakan pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla, yang kembali menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Dikatakan koordinator GMNI Sumut, Charles Munthe, kenaikan harga BBM oleh pemerintah, akan berdampak buruk bagi masyarakat kecil.
“Kami Korda GMNI Sumut menolak dengan tegas kebijakan pemerintah pusat dalam hal menaikan harga BBM. Dengan naiknya harga BBM akan berdampak buruk bagi masyarakat, terutama rakyat kecil,” ujar Charles Munthe kepada Aktual.co, Selasa (31/3).
Kata Charles, BBM adalah sektor vital yang sangat berkaitan dengan banyak sektor lainnya. Misalnya harga kebutuhan-kebutuhan pokok masyarakat.
Selain itu, lanjutnya, kenaikan BBM akan memungkinkan meningkatnya tindak kriminalitas, mengingat tingkat perekonomian rakyat yang saat ini sangat rendah.
“Oleh karena itu, kami Korda GMNI Sumut mengharapkan pemerintah pusat agar meninjau kembali kebijakan ini. Kenaikan harga BBM akan meningkatkan inflasi antara 0,27-0,3 persen di bulan Maret sebagaimana pernyataan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardoyo,” tandasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















